Mari Berhenti Merokok

Berhenti merokok itu sangatlah sulit apabila tidak disertai tekad yang kuat dan konsisten untuk tetap berniat berhenti merokok. Anda harus memiliki alasan-alasan yang kuat mengapa bertekad untuk berhenti merokok.

Menurut pengalaman saya harus ada alasan yang kuat yang ditanamkan didalam diri kita bahwa merokok itu sangatlah merugikan raga dan jiwa kita.

Alasan saya untuk berhenti merokok ialah :

  1. Menurut para dokter saya mengalami gangguan kejiwaan yang berat.
  2. Badan saya kurus dan lemah, saya sering pilek dan sariawan.
  3. Saya tidak dapat konsentrasi dalam bekerja.
  4. Saya juga sering sakit kepala, apabila banyak berpikir tentang pekerjaan.
  5. Saya melihat tetangga saya, badannya lebih sehat, segar dan berisi setelah berhenti merokok.
  6. Belum mendapatkan pekerjaan tetap.
  7. Belum mendapatkan jodoh.

Saya mulai merokok Kelas 2 SMA dimana memang di lingkungan kami banyak pegawai pabrik rokok, yang sering membagikan rokok gratis khusus untuk karyawan. Kebiasaan merokok itu terus berlanjut hampir 20 tahun sampai berhenti total ketika saya berumur 38 tahun. Memang saya sudah terbebas total dari ketergantungan merokok tetapi gigi geligi sudah mengalami kerusakan yang tidak dapat dipulihkan kembali, yaitu kehilangan 2 buah gigi dan gigi-gigi kotor berkarang dan berlubang.

Dan sebagai contoh soal adalah diri saya sendiri, ketika saya akhirnya berhasil berhenti merokok. Ketika pertama kali saya mencoba berhenti merokok, saya selalu tergoda untuk kembali merokok. Tetapi saya coba lagi terus menerus dan kegagalan demi kegagalan berlanjut terus sehingga saya akhirnya menganggap tatacaranya semacam mengikuti rentang waktu pendidikan, sehingga saya targetkan dalam tiga tahun saya harus lulus untuk berhenti merokok. Secara berkala saya kurangi jumlah rokok yang dihisap sedikit demi sedikit setiap hari. Hinggá akhirnya saya bisa berhenti merokok di saat–saat kenikmatan merokok itu bisa dihentikan, karena kita sering terlena oleh kenikmatan merokok dan lupa dengan tujuan untuk berhenti merokok.

Yang menyulitkan adalah mengatur lingkungan pergaulan dengan para perokok yang sering memberi hadiah-hadiah rokok. Oleh karena itu kalau dapat kita harus lebih banyak di lingkungan orang-orang yang tidak merokok, hal ini akan mempercepat proses untuk berhenti merokok secara total.

Ternyata tubuh kitapun lama-kelamaan tidak tahan lagi terhadap asap rokok. Apabila nafsu merokok itu muncul menggoda untuk merokok, maka mulut atau pernafasan sudah tidak dapat beradaptasi lagi dengan asap rokok, maka segera timbul batuk-batuk atau malah sariawan pada rongga mulut atau pada bibir. Ini dimana tubuh sudah tidak beradaptasi dengan rokok. Untunglah saya punya resep rahasia untuk menyembuhkan sariawan pada rongga mulut maupun pada bibir yaitu daun saga (tumbuhan menjalar, daunnya sangat kecil-kecil, bijinya berwarna merah-hitam) bisa mentah-mentah dikunyah ataupun direbus dahulu lalu dikunyah, rasanya agak manis, kalau ada air rebusannya diminum saja. Saya tidak mengukur takarannya, karena saya anggap seperti sayuran lainnya saja, yang penting sampai mulut anda terasa nyaman. Menurut buku-buku jamu tradisionil daun saga baik untuk pendarahan rongga-mulut sampai pendarahan usus. Beberapa jam setelah mengunyah daun saga, air ludah akan terasa agak manis dan mulut yang kering akan terasa basah dan nyaman. Terasa oleh saya bahwa daun saga ini juga mengurangi adiksi terhadap rokok. Kalau dikunyah terasa manis dan mulut terasa nyaman, coba saja dulu.

Bahwa yang menjadi alasan kuat bagi saya untuk berhenti merokok adalah bahwa rokok sering menyebabkan sariawan, batuk dan pilek menjadi lebih parah. Dan yang saya rasakan juga sering rokok membuat saya tidak dapat berkonsentrasi menghadapi pekerjaan pikiran, seperti pada ketika itu pekerjaan saya adalah sering membaca skema-skema elektronik yang rumit. Terkadang dengan merokok semangat kerja itu sepertinya bertambah, tetapi setelah saya selidiki ternyata itu hanyalah semangat kerja yang semu.

Dan merokok seolah-olah menambah konsentrasi pikiran, tetapi ternyata itupun semu dan tidak bertahan lama. Karena ternyata setelah saya berhasil berhenti merokok secara total, konsentrasi pikiran menjadi lebih stabil, jarang terserang sariawan, flu dan sakit kepala.

Akhirnya bagaimanapun berhenti merokok memerlukan waktu dan tahapan-tahapan yang berlanjut sampai betul-betul berhenti total.

Saya berprinsip daripada saya terbunuh oleh rokok, lebih baik saya bunuh saja kebiasaan merokok itu, cukup dengan mematikan rokok anda.

TIP – TIP untuk berhenti merokok adalah ;

1. Tekad ( bahwa kitalah yang menguasai setan rokok, bukan kita yang dikuasai setan rokok)

2. Camkan alasan-alasan yang kuat

3.Dengan pengurangan sedikit demi sedikit

4.Siapkan daun saga (ramuan yang cocok untuk diri saya)

5. Jauhkan Rokok dan alat-alat merokok seperti asbak ; korek api; pipa rokok dll

6. Hilangkan bau rokok di sekitar tempat tinggal, terutama di tempat-tempat dimana anda biasa berada.

7. Banyak berada di lingkungan orang-orang yang tidak merokok.

8. Membatasi diri dalam pergaulan dengan para perokok, tentunya mereka akan sering menawari kita untuk merokok.

Insya Allah anda bisa berhenti merokok.

3 Tanggapan

  1. Emang bener merokok banyak merugikan buat kita dan orang lain, untuk kita selain pemborosan, mengganggu kesehatan dan mengotori rumah.
    dulunya saya juga seorang perokok tapi sejak satu tahun lalu aq berhenti.
    ya lantaran terkena infeksi paru2 dan juga saya rasakan dari segi keungan selama ini amburadul.

    mari kiita sukseskan STOP MEROKOK

    • Bravo, Mas Badrud, ternyata saya mendapat dukungan, dukungan dari saudara kandung hanya 1, yang 2 tetap merokok, alhamdulillah……

  2. wah padahal saya peroko nih, ditunggu tips2 berikutnya ya, supaya saya bisa berhenti juga, he hee.

    Salam kenal..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: