Kebanggaan Berhenti Merokok

Kota Suci Mekah tahun 1953

Kota Suci Mekah tahun 1953

Masih dalam Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia tanggal 31 Mei, saya mendengarkan dokter RSIA Harapan Kita yaitu kalau tidak salah Nara Sumber bernama Dr. Hasnah Siregar SPOG berbicara mengenai pengaruh merokok terhadap kandungan di RRI Pro3, ternyata banyak penilpon dari berbagai penjuru Nusantara yang menyatakan dirinya perokok berat, yang rata-rata menyatakan bahwa mereka sudah tidak dapat berhenti merokok karena faktor kecanduan rokok yang berat.

Nara sumber menjawab bahwa kita itu tergantung diri kita sendiri, kita bisa merubah program yang ada pada otak kita untuk berhenti merokok, seperti kita dapat setting program komputer sesuai dengan kehendak kita. Memang kita tidak bisa sekaligus dapat merubah program yang ada di dalam pikiran kita, tetapi dengan tekad yang kuat dan terus-menerus dengan rasa tanggung jawab demi kesehatan diri kita maupun kesehatan orang-orang di sekitar kita yang kita tanamkan dalam pikiran kita, tentu program pikiran seperti itu akan dapat berjalan.

Seorang ibu hamil itu sedang berjuang, berjuang untuk menyelamatkan sang bayi maupun menyelamatkan dirinya sendiri, berjuang untuk membangun generasi baru, apa salahnya berjuang untuk berhenti merokok demi keselamatan dua jiwa. Malah menurut sang dokter saat berhenti merokok itu lebih baik dimulai sejak enam bulan sebelum kehamilan, agar seluruh racun-racun rokok itu keluar lebih dulu dari dalam tubuh.

Para perokok itu sebenarnya tidak menghormati dirinya sendiri, bayangkan berbagai racun, seperti racun tikus, ter (aspal encer), jelaga, CO2, karsinogen (agen-agen penyebab kanker), disedot dan dimasukkan ke dalam paru-paru dengan sengaja. Ditambah dengan polusi udara kota yang terhisap setiap hari tanpa sengaja.

Jangan biarkan diri anda diprogram oleh nikotin, kita harus berargumentasi terus menerus di dalam hati untuk tidak menjadi budak nikotin. Ada seorang ibu penilpon ingin minta bantuan ke Badan Penanggulangan Narkoba, karena merasa dirinya perokok berat dan sulit untuk berhenti merokok, dan memang merokok itu sama saja kasusnya dengan ketergantungan kepada Narkoba, dan bisa saja berkonsultasi dan meminta bantuan para dokter di bidang itu di sana. Badan-badan itu bisa ditanyakan di kantor Polisi, atau bisa juga ditanyakan di Rumah Sakit besar terdekat.

cara berhenti merokok secara mandiri adalah lebih sederhana dan murah, tetapi tentunya memang tidak mudah, tetapi seperti sang ibu hamil tadi, kalau menyadari dirinya itu sedang berjuang untuk keselamatan beberapa jiwa, berjuang untuk mengkonsumsi nutrisi, berjuang untuk gaya hidup yang sehat selama kehamilan, berjuang untuk membangun generasi selanjutnya, berjuang untuk kehidupan yang lebih baik, berjuang untuk kesehatan semua pihak, maka kita akan mendapati diri kita ada dalam semacam misi yang suci, suatu mission impossible yang tentunya membanggakan.

Jika Anda memilih saat yang tepat untuk berhenti merokok, tentu ada saat ada yang tepat dan tidak tepat untuk melakukannya. Jika Anda sedang stres, tentu bukan saat yang tepat untuk berhenti merokok. Perokok lebih cenderung untuk merokok ketika mereka ada di bawah tekanan stres, misalnya karena krisis keluarga, stres karena pekerjaan dll. Stres dan merokok selalu bergandengan tangan.

Pilihlah metode berhenti merokok secara arif. Jika Anda memutuskan untuk berhenti merokok sekaligus mungkin anda akan merasa sulit, maka lebih baik anda berhenti merokok secara bertahap. Misalnya jika anda merokok 12 batang rokok sehari, kemudian hari berikutnya anda merokok jumlahnya berkurang satu batang, atau yang penting setiap saat rokok anda berkurang atau misalnya setiap merokok tidak sampai habis sebatang. Jumlah rokok yang anda konsumsi selalu berkurang terus walaupun jangka waktunya semakin lama, tentunya karena adanya pasang surut dalam tekad anda untuk berhenti merokok. Sehingga perlahan tetapi pasti sebelum anda menyadari, anda tentu telah dapat berhenti merokok.

Sayang, rata-rata prosesnya tidak semulus seperti itu, karena panggilan untuk merokok dari dalam diri kita sendiri masih selalu akan muncul, akhirnya kembali merokok lagi, tetapi tentu lama-kelamaan berbeda rasanya. Apabila kenikmatan merokok itu sering kita rem, atau kenikmatan menghisap rokok itu sering kita hentikan di tengah jalan, lama kelamaan tenggorokan kita akan menolak asap rokok yaitu timbul batuk-batuk, dan segala perasaaan tidak enak di lidah atau di mulut akan muncul. Pada akhirnya ketika hati kita ingin merokok, tubuh kita sudah tidak beradaptasi dengan rokok, hati kitapun akan lama kelamaan akan berbalik dan menganggap bahwa merokok itu sesuatu yang tidak enak dan bahkan sesuatu yang menyiksa tubuh kita.

Mungkin juga butuh waktu lama untuk benar-benar berhenti merokok, saya sendiri butuh waktu tiga tahun sehingga akhirnya berhenti merokok secara total. Artinya sama sekali tidak lagi memperoleh kenikmatan dari rokok, karena sudah tergantikan dengan kenikmatan memperoleh kesehatan tubuh yang lebih baik, memperoleh kenyamanan bernafas, memperoleh pikiran yang lebih jernih dan semangat hidup baru yang murni, bukan suatu semangat semu yang timbul karena merokok.

Jangan lupa jauhkan dari tempat-tempat anda segala yang berhubungan dengan rokok, termasuk alat-alat merokok seperti korek api, asbak, pipa rokok dan segala sesuatu yang mengandung bau rokok juga harus dienyahkan. Dan juga agar anda dapat mengatur pergaulan dengan para perokok, dan sebaiknya anda lebih banyak berkumpul dengan para non perokok. Secara naluri masyarakat non perokok akan menghindar dari segala yang berbau rokok, karena rokok itu sesuatu yang asing dan mengganggu mereka. Sehingga apabila anda terdampar disana, anda akan benar-benar terbebas dari pengaruh rokok.

Konsultasikan dulu dengan dokter Anda sebelum memakai koyo nikotin, tablet nikotin, atau permen karet nikotin. Karena benda-benda nikotin rendah itu belum tentu cocok untuk diri anda.

Ada juga yang meminta bantuan ahli hipnotis, agar ahli hipnotis itu menanamkan ketidaksukaan kepada rokok ke dalam pikiran bawah sadar kita, ketika kita dalam keadaan tidur terhipnotis (hipnose). Maka ketika kita bangun dari tidur hipnose itu, kita tiba-tiba saja menjadi tidak suka bahkan benci terhadap rokok.

Ada juga dengan memakai metode SEFT, dengan mengikuti training Seft anda akan mendapat latihan mental untuk :
1.Menghilangkan rasa enaknya rokok.
2.Menghilangkan faktor psikologis yang menyebabkan merokok.
3.Menghilangkan efek kehilangan teman sejati (Rokok yang telah menyertai hidupnya selama ini)

Saya menyarankan cara berhenti merokok secara mandiri adalah yang paling baik, karena kemandirian adalah sesuatu yang terhormat dan perjuangannya akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: