Puasa sebagai Terapi II

Resize of Re-exposure of makkah kini
Pentingnya perilaku makan

Setiap makanan harus diproses dahulu oleh enzim dalam kelenjar ludah mulut. Semakin lama kita mengunyah, produksi air liur meningkat, sehingga makanan lebih mudah ditelan dan kita tidak perlu sering minum selama makan. Enzim ikut bersama air liur, sehingga dengan lebih lama mengunyah, enzim mulut akan bekerja lebih aktif.
Sekitar 80% karbohidrat dicerna oleh enzim dalam kelenjar ludah mulut ini. Protein tercerna hanya 30% saja, sedangkan lemak sekitar 10%. Pencernaan karbohidrat baru dilanjutkan setibanya makanan di dalam usus halus. Lambung lebih banyak mencerna protein dan lemak.

Setiap makanan juga harus bersentuhan dengan asam lambung. Jangan membayangkan asam lambung dan enzim sudah menunggu di dalam lambung seperti air dalam gelas. Enzim dan asam lambung keluar dari dinding lambung dengan cara merembes sedikit demi sedikit. Itu sebabnya makan atau minum tidak boleh terburu-buru dan tidak boleh sampai kekenyangan. Asam lambung antara lain berfungsi mematikan bakteri yang lolos ke dalam perut, dan membawa enzim untuk mencerna protein.

Protein yang tidak kena asam lambung tidak akan tercerna sempurna meskipun kita sudah memotongnya kecil-kecil dengan gigi ataupun pisau. Karbohidrat tidak dicerna di lambung, tetapi tetap perlu asam lambung yang juga berfungsi menstabilkan gula pada karbohidrat supaya tidak terfermentasi selama pencernaan protein berlangsung.
Kebiasaan makan tergesa-gesa, terlalu banyak jenis makanan yang masuk pada saat berdekatan, dan makan sampai kekenyangan dapat menyebabkan pencernaan di dalam mulut dan lambung tidak sempurna. Tubuh akan memperlakukan makanan tersebut sebagai sampah atau penyakit, dengan cara mengeluarkan sel-sel darah putih dan mukus.

Pola makan buka puasa & sahur

Jangan langsung berbuka puasa dengan makanan berkalori tinggi seperti kolak, cendol, nasi dan lauk pauknya. Makanan berkalori tinggi adalah makanan yang menguras banyak energi untuk menguraikannya menjadi sumber tenaga. Setelah berpuasa sepanjang hari, laju metabolisme sedang berada pada titik yang cukup rendah. Itu adalah proses alami penghematan energi pada tubuh setiap kali dipuasakan dari makanan. Pencernaan termasuk proses metabolisme yang relatif memakai banyak energi. Begitu kita mengisi perut, laju metabolisme tidak otomatis naik. Akibatnya sebagian besar makanan tidak tercerna dengan baik.

Awali buka puasa dengan makanan yang tidak membutuhkan proses pencernaan yang lama tapi bisa cepat mengembalikan energi. Gula atau makanan manis memang paling cepat memasok energi, tetapi hati-hati, energi dari gula atau karbohidrat yang diproses sifatnya instan atau sesaat. Laju metabolismenya dalam otakterlalu cepat sehingga cepat pula menimbulkan rasa lesu. Hal ini disebabkan karena sebagian besar zat-zat gizi yang mengontrol metabolisme gula ke sel-sel sudah tidak ada. Karena itu dibutuhkan insulin. Tetapi pankreas (organ yang memproduksi insulin) belum bekerja dengan kemampuan penuh pada saat itu. Kita harus ingat bahwa selama puasa kita hanya mengistirahatkan fungsi pencernaan. Tetapi organ-organ itu tetap bekerja untuk detoksifikasi dalam kapasitas penuh. Jadi jangan disiksa lagi dengan mencerna makanan yang kita tahu akan menimbulkan masalah.

Buka puasa dengan makan buah adalah yang paling baik. Untuk mencerna buah, tubuh hampir tidak membutuhkan pertolongan sistem pencernaan. Gula buah juga tidak perlu insulin. Metabolismenya di otak juga stabil. Setelah sholat maghrib adalah waktu makan yang baik. Biasakan juga selama puasa makan dengan menu yang sederhana, yang penting lengkap gizinya. Nasi dengan kombinasi 1 menu sayuran dan 1 menu lauk itu sudah cukup. Semakin sederhana jenisnya, semakin ringan untuk pencernaan.

Lakukan hal yang sama untuk sahur. Awali dengan makan buah secukupnya. Sesudah itu kalau masih ada ruang di lambung boleh diisi sedikit makanan lagi. Sahur tidak perlu makan berlebihan. Makan kekenyangan justru membuat kita cepat lesu, akibat metabolisme gula dalam darah tidak stabil. Jangan lupa saat puasa laju metabolisme tubuh kita akan turun. Selain itu saat pagi hari fungsi tubuh yang paling aktif adalah pembuangan. Berarti makanan yang begitu banyak kita makan saat sahur tidak tercerna sempurna, sebagian akhirnya membusuk dan sebagian lagi terfermentasi. Makanan rusak menghasilkan gas yang menyebabkan kembung atau sakit maag dan sakit kepala.

Biasakan juga untuk selalu makan makanan baru atau yang tidak dipanaskan ulang. Tubuh kita perlu gizi, bukan makanan enak. Memasak terlalu lama atau memanaskan makanan berulang kali akan menghancurkan gizi makanan. Makanan tidak bergizi akan sering menimbulkan lapar. Karena itu setiap kali masak, lakukan secukupnya saja.
Sebaiknya tidak minum suplemen apapun selagi puasa, juga obat-obat yang tidak perlu. Saat puasa tubuh kita sedang giat mengeluarkan racun. Suplemen dan obat-obatan mengandung zat-zat sintetis yang pada dasarnya tetap racun bagi tubuh. Kalau karena kondisi kesehatan harus mengkonsumsi suplemen atau obat, konsultasikan dahulu dengan dokter atau ahli gizi yang menguasai terapi nutrisi.

Al Baqarah 184. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Selamat beribadah PUASA Ramadhan.

file dari e-mail: puasasehat.pps 23-10-03, retno-polyprima.

4 Tanggapan

  1. puasa memang menyehatkan… kalo puasa dijalankan dengan baik dan benar, insyaAllah semua umat islam akan selalu sehat… semoga demikian adanya… salam sukses…

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

  2. info menarik mas… malah saya baru tahu akan hal tersebut…
    nice post….

    • Assalamu alaikum, terima kasih atas atensinya, ajaran Islam telah sempurna, tinggal kita gali saja ilmunya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: