Psikologi Berhenti Merokok 8

perokok cantikBagi para perokok yang berniat berhenti merokok, puasa Ramadhan ini adalah momen yang sangat penting, ini merupakan periode khusus untuk berhenti merokok selama satu bulan. Karena adanya faktor-faktor psikologis yang membantu anda untuk berhenti merokok, terutama bagi anda yang mendambakan nikmatnya keimanan, kenikmatan ketika berbuka dan juga dengan adanya situasi lingkungan yang akan membatasi anda menikmati rokok sembarang waktu.

Bahwa pada tingkat bawah sadar sebagian besar dari kita tidak menyadarinya. Ketika kita menghisap rokok dan memuaskan
ketagihan kita, kita merasa kelegaan besar telah timbul dan tanpa disadari kita memutuskan momen itu untuk ENJOY.

Saya akan break dari kerja atau jika anda memiliki masalah anda keluar dulu dari kekhawatiran untuk beberapa menit saja untuk menikmati rokok, dan dengan demikian anda memasukkan momen yang singkat ke dalam suasana yang santai, aman, bebas dari kerja, bebas dari masalah, dengan ‘menikmati’ rokok.

Anda menggunakan rokok sebagai alat untuk melupakan masalah, bahkan hanya untuk periode singkat. Untuk beberapa menit …

Anda membiarkan diri anda sendiri waktu untuk berpikir, BEBAS dari segala kecemasan dan kekhawatiran. Untuk periode yang singkat …….. Anda mengesampingkan SEMUA kecemasan dan masalah-masalah anda …Dan seiring waktu berjalan, ini menyenangkan, perasaan santai menjadi saling terkait secara total antara merokok dengan beberapa bagian dari keseharian anda.

Setiap kali anda memiliki rokok, anda secara mental dan emosional membiarkan diri anda sendiri (bahkan jika anda sadar ini terjadi) untuk break dari pekerjaan atau keluar dari kecemasan, dan untuk momen itu anda merasa … Happy …

Aman dan terjaga. Untuk beberapa saat, ketika anda merokok …… anda tidak merasa terancam oleh problim-problim anda atau tanggung jawab anda. Ini adalah mengapa orang percaya merokok membantu mereka jika mereka memiliki masalah. Itu bukan dari rokok, itu adalah rasa aman, perasaan lapang bahwa seolah-olah dibangkitkan oleh rokok . Anda yakin ia dapat membantu anda berpikir lebih jelas.

Dan ketika anda mulai menikmati waktu-waktu singkat kedamaian, keselamatan dan relaksasi yang terampas sepanjang hari, anda tidak menyadarinya tetapi anda menjadi yakin bahwa ini adalah perasaan nyaman secara total terhubung, pada kenyataannya, kebanyakan dari kita menyimpulkan dengan salah bahwa mereka harus dalam beberapa cara melekat pada rokok itu sendiri.

Apapun yang terjadi adalah bahwa kita telah mentransfer perasaan nyaman, damai, relaksasi dan keselamatan yang telah kita alami setiap saat kita menghisap rokok. Kita telah mempersiapkan suatu kesatuan urat syaraf di dalam tubuh kita antara tindakan merokok dan perasaan-perasaan ini. Setiap kali anda merokok atau bahkan memandang ke depan untuk merokok, anda mengalami sukacita yang anda percaya hanya rokok yang dapat memberikan kepada anda perasaan yang dapat ditransfer.

IDE KUNCI

Kita telah mentransfer tanpa disadari perasaan nyaman, damai, santai dan keselamatan dengan tindakan keseharian yaitu merokok. Maka anda temukan sulit untuk berhenti merokok di masa lalu, karena anda percaya dengan segenap hati bahwa jika anda berhenti merokok, akan ada pengorbanan besar dan anda akan kehilangan semua perasaan nyaman dan penuh sensasi ini. Tidak heran anda tidak ingin berhenti merokok.

Kenyataannya … Kenikmatan yang anda alami adalah kenikmatan yang tidak pernah sama sekali berasal dari rokok itu sendiri.
Anda sendirilah yang mengizinkan diri anda merasakan kenyamanan dan tanpa disadari ditransfer ke rokok sehingga ……
….. Setiap kali anda merokok, anda mengalami sukacita, anda percaya bahwa hanya rokok yang dapat memberikannya.
Setiap orang akan berpikir sama. Anda memiliki perasaan bagus ini setiap kali anda merokok dan maka anda berasumsi bahwa dalam beberapa cara hal-hal itu harus terkait ….dengan rokok.

Maka anda selanjutnya berasumsi bahwa jika anda buang salah satu faktor (misalnya merokok), anda akan kehilangan yang lain, yaitu kenikmatan, perasaan-perasaan yang menyenangkan. Dan ini adalah mengapa orang-orang yang menggunakan tekad saja menemukan dirinya sulit untuk berhenti merokok, jika mereka tidak memahami psikologi di balik berhenti merokok.

Satu Tanggapan

  1. Assalamu alaikum wr. wb.

    Saudaraku tersayang di seluruh penjuru dunia maya…

    Alhamdulillah, bulan Ramadhan telah tiba…
    setelah sempat stagnant sampai sebulan lebih,
    akhirnya ada yang menginspirasi saya untuk menulis ucapan…
    & mengirim komentar spam-nya kepada Saudara2, he he he…
    Tapi kali ini, insyaAllah… saya akan mencoba lebih sopan.

    Hmm, mau tahu isi komen saya kali ini? Heee… rahasia…
    Ya udah deh, nih saya kasih tau…
    Tapi, beneran… mau tahu? Apa? Beneran… yakiin?
    Ow… jangan ngambek donk, iya maaf-maaf…
    Nih, saya kasih link comment-nya…

    http://dir88gun0w.blogspot.com/2009/08/
    ucapan-selamat-kemerdekaan-ramadhan.html

    http://www.4shared.com/file/127273395/aafaeca/
    Ucapan_Selamat_Kemerdekaan__Ramadhan.html

    Selamat men-download & membaca komentar saya, ya!
    Lho, kok jadi maksa sih? He he he…
    Anggep aja ini cuma reminder & invitation dari saudara jauh,
    jadi… nggak ditampilin juga nggak apa2, kok.

    Semoga Allah senantiasa menyelamatkan kita sekeluarga…
    dari kejamnya adzab & dahsyatnya fitnah…
    yang Ia turunkan di dunia, di dalam kubur, & di akhirat.

    Alhamdulillah, Saudaraku tersayang dimanapun kalian berada.
    Jadikanlah Romadhon kali ini lebih istimewa bagi dirimu…
    dengan mengamalkan Qur’an & Sunnah.
    Selamat menunaikan ibadah puasa, secara Lahir Bathin…
    serta raihlah kemenangan sejati untukmu.

    Buat Saudaraku yang punya blog ini,
    mohon maaf lahir bathin & ma kasih, ya…

    Wassalamu alaikum wr. wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: