Panglima Perang Salib Wanita

Komplek Pendidikan | Mesjid Bukhari Samarkand Uzbekistan 11 Ha

Komplek Pendidikan | Mesjid Bukhari Samarkand Uzbekistan 11 Ha

Dalam bukunya Hystory of Arabs, Prof Phillip K. Hitti memandang Panglima Wanita Syajaratud Durr adalah Cleopatra atau Zenobia  pada masa Islam. Juga dalam bukunya The Arabs, Anthony Nutting berpendapat sama. Perbedaannya adalah Cleopatra dan Zenobia adalah memang keturunan raja-raja. Sedangkan Syajaratud Durr adalah  mantan hamba sahaya dari Armenia yang naik ke jenjang yang sangat tinggi menjadi penguasa Kesultanan Islam Mesir pada masa Dinasti Ayyubiah terakhir keturunan Sultan Saladin (Salahuddin bin Ayyub).

Cleopatra (69 SM – 34 SM) adalah Ratu Mesir yang bersedia menjual diri kepada Kaisar-kaisar Romawi, sedangkan Ratu Zenobia adalah dari Tadmir Arabia (266 M – 272 M) yang berhasil membebaskan negerinya dari penjajahan Romawi dan Asia Kecil. Cleopatra dan Zenobia dijunjung sebagai penguasa,  sedangkan Syajaratud Durr dihormati sebagai penguasa maupun sebagai panglima yang berani. Didalam barisan Panglima Islam yang berhasil mengusir Pasukan Salibiyah, ranking keberanian Syajarutud Durr masih diatas Imaduddin Zanki dan Nuruddin Zanki, tetapi masih dibawah Sultan Saladin.

Sebagai Panglima menggantikan suaminya yang sedang sakit keras yaitu Sultan Malikus Shaleh  Najmuddin (1240 M-1249 M), Syajaratud Durr (1249 M- 1250 M) berhasil mengalahkan Pasukan Crusader Angkatan VII yang dipimpin oleh Raja Perancis Louis IX, bahkan berhasil menangkap dan memenjarakan Louis IX.  Kesetaraan Gender yang digembor-gemborkan itu sudah terjadi di dalam Islam ratusan tahun yang lalu, dan bahkan bagaimana kepemimimpinan seorang mantan hamba sahaya yang sanggup menggilas pasukan Crusader yang dahsyat itu.  Ini adalah mutlak menunjukkan contoh kesetaraan kemanusiaan dalam ISLAM.

Syajaratud Durr merahasiakan kematian suaminya yang meninggal karena sakit  dan memakamkannya dengan diam-diam pada malam hari di sebuah benteng,  demi menjaga kewibawaan kekalifahan saat itu yang sedang menghadapi Serangan Pasukan Crusader (Salibiyah)  yang menggunting dari Barat maupun Serangan Pasukan Mongol yang menggunting dari Timur.

Pada saat yang kritis itu tampilnya Ratu Syajaratud Durr yang gagah berani itu,  membangkitkan semangat juang singa-singa Allah dengan menggilas Pasukan Crusader dan bahkan menangkap Panglimanya yaitu Raja Louis IX. Sang Ratu menunjukkan rasa kemanusiaan yang tinggi dengan membebaskan Raja Louis dan mengizinkannya pulang kampung ke Perancis. Padahal Louis IX yang tidak tahu diri itu kembali menyerang Mesir 20 tahun kemudian dengan memimpin Pasukan Crusader Terakhir yaitu Angkatan ke VIII (1270 M) dibantu oleh Pasukan Tartar,  yang  akhirnya gagal juga karena terus menerus dipukul habis oleh Pasukan Islam yang dipimpin para Panglima Dinasti Mameluk (Hamba Sahaya).

Karena Ratu Syajaratud Durr adalah seorang wanita, ia tidak mendapat restu dari pemerintah pusat Kekalifahan Abbasiyah di Bagdad untuk memimpin Kesultanan Mesir, sehingga akhirnya terbunuh karena pergantian kepemimpinan di Mesir. Tetapi Ratu Syajaratud Durr adalah yang membuka lembaran pertama dari Dinasti Mameluk (Hamba Sahaya).

Para hamba sahaya yang menjadi para penguasa di Mesir itu tetap memakai nama Mameluk, yaitu dari kata mamaliek (yang dimiliki, kata milik itu sendiri dari Bahasa Arab), agar mereka tidak lupa kacang akan kulitnya. Padahal merekalah yang berjasa menghabisi dua Pasukan Raksasa yaitu Pasukan Salibiyah dan sekaligus Pasukan Tartar-Mongol.  Mereka telah membangun 2 kali dinasti Kesultanan dari tahun 1250 M s/d tahun 1517 M.

William Muir menyebutkan semboyan mereka ” THE SLAVE OF TODAY, THE SOVEREIGN OF TOMORROW” Hari ini hamba sahaya,  besok lusa menjadi penguasa.

Sumber bacaan;
Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang, H. zainal Abidin ahmad, Bulan Bintang 1978.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: