Masa Depan Dunia I

meteor besar
PERANG ARMAGEDDON

Lafadz Armagedon tidak terdapat dalam Hadits, menurut bahasa Ibrani: Ar = gunung atau bukit, Mageddo = nama dari sebuah lembah di Palestina. Sebuah tempat strategis yang memudahkan untuk memenangkan peperangan. Perang Armageddon adalah perang habis-habisan dengan menggunakan seluruh senjata modern, sehingga dunia hanya tinggal puing-puing dan tidak ada lagi alat-alat modern yang tersisa, hingga dunia menjadi seperti kembali ke zaman pertengahan dimana orang-orang hanya naik kuda dan bersenjata pedang, karena benar-benar kehabisan sumber daya manusia maupun sumber daya teknologi. Mungkin perang itu adalah Perang Dunia III. Hanya yang aneh adalah seolah-olah adanya Persekutuan Internasional antara negara-negara Islam dengan bangsa RUM ( bangsa-bangsa Barat) melawan musuh misterius, mungkin melawan semacam Terorisme Internasional yang sudah mendunia secara total. Walaupun kita memenangkan perang, tetapi perang ini adalah semacam perang akhir zaman, suatu perang berkepanjangan secara habis-habisan, sebelum kedatangan Imam Mahdi yang akan memberantas kezaliman di muka bumi.

Sebagaimana penafsiran hadits Nabi saw : Kalian akan mengadakan perdamaian dengan bangsa Rum dalam keadaan aman. Lalu kalian akan berperang bersama mereka melawan suatu musuh dari belakang mereka. Maka kalian akan selamat dan mendapatkan harta rampasan perang. (Hadits shahih riwayat Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dishahihkan oleh Albani)

Bagi saya yang pernah melalap kisah-kisah pewayangan (masa kecil saya adalah pemilik taman bacaan) perang ini mungkin semacam Perang Baratayudha. Dimana kita akan melihat seolah-olah peperangan di luar angkasa antara Rudal Pemusnah Batara Kresna yang bernama Panah Cakra melumpuhkan rudal-rudal musuh maupun satelit-satelit militer jejadian pihak musuh dst. Perang Baratayudha inipun adalah peperangan habis-habisan antara dua pihak, sebagai akhir dari konflik antara keluarga Pandawa melawan keluarga Hastina, yang sebenarnya masih satu keturunan.

*Perkataan para ahli kitab tentang Perang Armageddon*

1. Dalam kitab Wahyu (revealition) pasal 16 ayat 16 dikatakan, “Dan ruh-ruh setan mengumpulkan sekalian tentara dunia di sebuah tempat bernama Armageddon” (Injil, hal. 388, penerbit Daar Ats Tsaqafah, Mesir)

2. Ronald Reagen pernah berkata, “Sesungguhnya generasi ini tepatnya adalah generasi yang akan melihat Perang Armageddon.” (Kitab Ramalan dan Politik)

3. Segala sesuatu pasti akan berakhir dalam beberapa tahun, dimana akan terjadi Perang Dunia yang paling besar, yaitu Perang Armageddon atau perang di dataran Mageddo. (“Kitab Drama Berakhirnya Zaman” oleh Oral Robertus dan “Kitab Akhir Bola Dunia Yang Paling Besar” oleh Hall Lindus, mereka mempercayai tahun 2000 adalah berakhirnya bola dunia secara final)

4. Jimmy Sujjest berkata, “Aku berkeinginan agar aku dapat mengatakan bahwa kita akan mencapai perdamaian. Akan tetapi aku percaya bahwa perang Armageddon akan datang. Sesungguhnya Armageddon akan datang dan berkecamuk di lembah Mageddo. Ia akan datang. Mereka bisa saja menandatangani perjanjian-perjanjian perdamaian yang mereka inginkan. Namun, sesungguhnya hal itu tak akan merealisasikan apa pun. Sebab, bagaimana pun juga hari-hari hitam itu akan datang.” (Kitab Janji yang Benar dan Janji yang Dusta)

5. Gerry Folwel, seorang pemimpin fundamentalis Kristen berkata, “Sesungguhnya Armageddon adalah sebuah hakikat (realita) dan sangat nyata, akan tetapi kita bersyukur karena ia akan terjadi pada akhir hari sejagat.” (Kitab Ramalan dan Politik)

6. Shofeld berkata, “Sesungguhnya orang-orang Kristen yang ikhlas hendaknya bergembira dengan peristiwa ini. Karena begitu pertempuran yang terakhir ini (Armageddon) dimulai, maka Isa al-Masih akan segera mengangkat mereka ke awan, dan mereka akan diselamatkan oleh al-Masih serta tidak akan menghadapi kesusahan apa pun yang terjadi di bumi.” (Kitab Ramalan dan Politik)

Imam Mahdi Naik Tahta

Nama lengkap beliau adalah Muhammad bin Abdullah Almahdi Alfathimi Al Quraisy. Imam Mahdi adalah seorang quraisy. Ketika beliau sedang menuju kota Mekah, beliau dibaiat secara paksa untuk memimpin Kekalifahan yang sedang vakum. Hadits-hadits tentang Imam Mahdi telah mencapai derajat mutawatir maknawi (baca: Tanda-tanda Kiamat Yusuf Wabil, hal.195-211).

Al Mahdi berasal dari umatku, yang akan diishlah oleh Allah dalam satu malam. (HR. Ahmad, Ibn Majah, Ash Shahihah No. 2371)
Al Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku. (Hadits hasan, Abu Dawud, Ibn Majah, Al Hakim, Ash Shahihah 1:108)
Al Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana bumi ini sebelum itu dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia berumur tujuh tahun (masa pemerintahannya). (HR. Abu Dawud, Al Hakim, dihasankan oleh Albani)

Sungguh bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah swt akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Muhammad bin ‘Abdullah). Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana bumi telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanam-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun atau 8 tahun, dan paling lama 9 tahun. (HR. Thabrani, Al-Bazzar, Abu Nu’aim, Ash Shahihah No. 1529)

Tanda-tanda Kemunculan Al Mahdi dan Pembai’atannya

Siti Aisyah Ummul Mu’minin Radhiyallahu ‘Anha telah berkata: Pada suatu hari tubuh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bergetar dalam tidurnya. Lalu kami bertanya: Mengapa engkau melakukan sesuatu yang belum pernah engkau lakukan sebelumnya wahai Rasulullah? Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab: Akan terjadi suatu keanehan, yaitu bahwa sekelompok orang dari umatku akan berangkat menuju Baitullah untuk memburu seorang laki-laki Quraisy yang pergi mengungsi ke Ka’bah. Sehingga apabila orang-orang tersebut telah sampai di sebuah padang pasir (Al Baida’), maka mereka ditelan bumi. Kemudian kami bertanya: Bukankah di jalan padang pasir itu terdapat bermacam-macam orang? Beliau menjawab: Benar, di antara mereka yang ditelan tersebut ada yang sengaja pergi untuk berperang, dan ada pula yang dipaksa untuk berperang, serta ada pula orang yang sedang berada dalam suatu perjalanan, akan tetapi mereka binasa dalam satu waktu dan tempat yang sama. Sedangkan mereka berasal dari arah (niat) yang berbeda-beda. Kemudian Allah swt akan membangkitkan mereka pada hari berbangkit, menurut niat mereka masing-masing.
(HR. Bukhari, Muslim) Sungguh Baitullah ini akan diserang oleh suatu pasukan, sehingga apabila pasukan tersebut telah sampai pada sebuah padang pasir, maka bagian tengah pasukan itu ditelan bumi. Maka berteriaklah pasukan bagian depan kepada pasukan bagian belakang, dimana kemudian semua mereka ditenggelamkan bumi dan tidak ada yang tersisa, kecuali seseorang yang selamat, yang akan mengabarkan tentang kejadian yang menimpa mereka. (HR. Muslim)

Sumber Bacaan :
1.Pengajian Islam JPI (Wollongong), Sabtu, 21 February 2004, Teddy Surya Gunawan
2. Umur Umat Islam, Kedatangan Imam Mahdi, dan Munculnya Dajjal oleh Amin Muhammad Jamaluddin
3. Al Bidayah Wan Nihayah, Abu Fatiah al Adnani, Kelompok telaah Kitab Ar Risalah Solo
4. http://200806.multiply.com/journal/item/597/Armageddon_-_Perang_Akhir_Zaman
5. http://apakabardunia.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: