Napoleon Masuk Islam

Gereja tua Busra Syam abad 4 disini konon pendeta Bukhaira melihat tanda-kenabian Muhammad-saw usia-12-thn ketika berdagang dengan Abu Thalib ke Syam.

Gereja tua Busra Syam abad ke 4 konon pendeta Bukhaira melihat tanda-kenabian Muhammad-saw usia-12-thn ketika berdagang dengan Abu Thalib ke Syam.

Napoleon Bonaparte masuk Islam?
Musuh bebuyutan Inggris selama bertahun-tahun adalah Perancis. Sisa-sisa peninggalan yang seperti terlihat sekarang di Ibukota Inggris, London, di mana sebagai bukti adanya monumen-monumen yang didedikasikan untuk penaklukan atas Perancis. Penaklukan paling signifikan adalah ketika Perancis dibawah kekuasaan Napoleon Bonaparte. (misalnya ada beberapa nama seperti Nelson’s Column, Trafelgar Square, Stasiun Waterloo).

Namun, sejarah jarang terlihat mengikuti cahaya kebenaran sebagaimana adanya, dan hampir selalu berat sebelah kepada pemegang pena dimana pihak pemenang berada, lama setelah kedua peperangan maupun perjuangan itu telah dimenangkan. Tetapi baru-baru ini tampaknya ada penemuan-penemuan yang menyarankan beberapa fakta menarik mengenai Napoleon dan kepercayaan agamanya.

Dalam bukunya Satanic Voices – Ancient and Modern oleh David M. Pidcock, (1992, ISBN: 1-81012-03-1), ia menyatakan pada halaman 61, bahwa Le Moniteur yang waktu itu menjadi surat kabar resmi pemerintah Perancis, memberikan laporannya tentang perpindahan agama Napoleon ke agama Islam pada tahun 1798.

Ia menyebut nama muslim-nya yang baru yaitu Aly (Ali) Napoleon Bonaparte. Ia juga menyebutkan perpindahan agama seorang jendralnya ke agama Islam yaitu Jaques Menou yang kemudian dikenal umum sebagai Abdullah-Jacques Menou, yang kemudian menikah dengan seorang wanita Mesir yaitu Sitti Zoubeida – yang dikabarkan memiliki garis keturunan dari Nabi Muhammad s.a.w.

Napoleon mengakui keunggulan dari Hukum Syari’ah Islam – dan ia berusaha untuk menerapkannya di dalam pemerintahan Perancis. Sebagian besar dari usaha ini, sebagaimana yang bisa kita bayangkan, kini telah dihapus atau diganti dengan hukum-hukum sekuler modern di Perancis maupun di beberapa bagian dari Eropa, namun beberapa aspek-aspek Hukum Syari’ah Islam yang ada saat ini di dalam Konstitusi Perancis sebagai dasar dari beberapa undang-undangnya adalah dari “Code Napoleone”.

Suatu kasus yang dipublikasikan adalah kecelakaan mobil yang fatal dari Lady Diana (Princess of Wales) dan Dodi Al-Fayed. “Para fotografer didakwa dengan undang-undang lama dari hukum Perancis, untuk tidak merekayasa adegan di tempat kecelakaan – yang diambil dari Hukum Shari’ah Imam Malik.” (David M. Pidcock, 1998).

Lebih rinci daripada catatan-catatan ini dapat ditemukan di dalam buku ‘Napoleon And Islam’ oleh C. Cherfils. ISBN: 967-61-0898-7.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: