Perancangan Cerdas

jembatan bercahaya
Mewaspadai Pengertian “Perancangan Cerdas”

Di Amerika Serikat pada paruh kedua tahun 1980-an ada sebuah teori yang dikenal sebagai “intelligent design” [perancangan cerdas] yang dimunculkan untuk melawan teori evolusi, dengan menyatakan bahwa semua makhluk hidup muncul menjadi ada bukan melalui ketidaksengajaan – seperti yang dikemukakan Darwin melainkan hasil dari “perancangan cerdas”. Para ilmuwan memandang dengan takjub kepada ketidakabsahan filsafat materialisme yang sejak lama diajarkan kepada mereka, dan sebagian mereka menyatakan sebagaimana Prof. Bidang Kimia Michael J. Behe dari Amerika Serikat membuat buku Darwin’s Black Box, New York Free Press 1996. Hasil kerja keras gabungan untuk meneliti sel untuk meneliti kehidupan di tingkat molekul
adalah teriakan lantang, jelas, dan nyaring “desain”. Hasil ini sedemikian jelas dan penting sehingga patut digolongkan sebagai suatu pencapaian terbesar dalam sejarah ilmu pengetahuan. Namun tidak ada sambutan meriah, tidak ada tangan yang bertepuk. Mengapa masyarakat ilmiah tidak menyambut penemuan mengejutkan ini dengan penuh kegirangan?, yang menjadi masalah adalah ketika satu sisi (penemuan) ini diberi nama Desain Cerdas, maka sisi yang lain harus diberi nama TUHAN.

Sama halnya di bidang astronomi, teori-teori astronomi abad ke-20 telah menghancurkan teori-teori astronomi abad ke-19 yang dipengaruhi oleh filsafat materialisme, pertama telah dibuktikannya teori big bang bahwa jagat raya memiliki awal yakni saat penciptaan. Sejak itu di jagat raya terdapat keseimbangan yang luar biasa yang melindungi kehidupan manusia di bumi. Filsafat mateialisme sedang menghadapi keruntuhan, maka konsep ilmu pengetahuan baru sedang dikembangkan. Darwinisme adalah kekeliruan terbesar dalam ilmu pengetahuan, dan bahwa ada design cerdas yang mengatur di seluruh jagad raya, bahwa proses adaptasi di alam ini tidak dapat dijelaskan dengan Teori Evolusi.

Akan tetapi, pendukung gerakan ini tidak secara terbuka menyatakan bahwa Allah-lah, Tuhan semesta alam, Yang menciptakan seluruh makhluk hidup.

40. Al Mu’min 62. Yang demikian itu adalah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?

26. Asy Syu’araa’ 24. Musa menjawab: “Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya (Itulah Tuhanmu), jika kamu sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya.”

Dalam menjelaskan gagasan tersebut, Michael Behe, salah satu di antara para pendukungnya yang terkemuka, mengatakan,”Teori perancangan cerdas bukanlah pemikiran yang didasarkan agama, walaupun orang-orang taat yang menentang pengajaran evolusi menukilnya dalam pendapat mereka…” (lihat “Design for Living,” New York Times , 7 Februari 2005).

Ada juga para pendukung teori “perancangan cerdas” di Turki. Akan tetapi perlu diperhatikan di sini, dalam mempertahankan teori ini, mereka berupaya meniru pola yang dipakai oleh rekan-rekan di Barat mereka, dan berhati-hati menghindari apa pun yang merujuk kepada nama Allah.

Sebagai ganti mengatakan, “Allah menciptakan seluruh alam semesta dan segala sesuatu di dalamnya, yang hidup maupun tak hidup” dalam penjelasan mereka, mereka terpaksa menggunakan ungkapan yang tidak jelas semisal “Terdapat sebuah perancangan cerdas [ intelligent design ] di alam semesta”—sehingga menimbulkan kesan bahwa mereka sengaja menghindari penyebutan nama Allah.

Selain Allah, Merujuk ke Siapakah Ungkapan-Ungkapan seperti “Perancangan Cerdas” Dan “Kekuatan Cerdas”?

Mengemukakan pendapat tentang “perancangan cerdas,” sementara mengacuhkan keberadaan Allah (Dia benar-benar jauh lebih sempurna dari pengertian itu), sungguh sangat tidak beralasan dan tidak masuk akal.

Setelah merenung sesaat, siapa pun yang berakal sehat dan berhati nurani akan memahami bahwa jika kesempurnaan di alam semesta tampak seakan telah dirancang, maka Pencipta dari kesempurnaan itu tiada lain kecuali Allah.

Dia akan menyaksikan bahwa seluruh wujud di jagat raya, hidup atau tak hidup, adalah perwujudan dari kearifan, pengetahuan, kekuatan, dan keahlian mencipta Allah yang tak terbatas.

Alhasil, dia akan mengatakan, “Allah ada, Allah menciptakan” dan bukannya “Terdapat perancangan cerdas,” atau “Ada sebuah kekuatan cerdas.”

Mirip dengan hal tersebut, saat ini sebagian orang mencoba mengalihkan orang lain dari beriman kepada Allah dengan menetapkan sifat-sifat mulia-Nya pada pengertian-pengertian umum yang tidak nyata seperti “perancangan cerdas” dan “kekuatan cerdas”. Hal ini pada hakikatnya sama dengan mengambil berhala bernama Perancangan Cerdas.

Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu mengada-adakannya. Allah tidak menurunkan suatu keterangan apa pun untuk (menyembah)nya. Mereka hanya mengikuti dugaan, dan apa yang diingini oleh keinginannya. Padahal sungguh, telah datang petunjuk dari Tuhan mereka. (QS. An Najm, 53:23)

Para Freemason, dengan pola pikir yang sama, menegaskan dalam tulisan mereka bahwa suatu “kekuatan mutlak” atau “sebuah kesadaran” mengatur alam semesta, tapi apa yang mereka rujuk sama sekali bukanlah Allah (Mahasuci Allah).

Jelas sekali, para penganut “perancangan cerdas” menggunakan pola pikir yang tepat sama dengan yang ada pada pernyataan-pernyataan Masonik.

Allah Tidak Butuh Membuat Sebuah Rancangan Untuk Mencipta :

Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” maka jadilah ia. (QS. Yaasiin, 36:82)

(Allah) Pencipta langit dan bumi. Apabila Dia hendak menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” maka jadilah sesuatu ia. (QS. 2:117)

Pernyataan-Pernyataan “Perancangan Cerdas” Dapat Membahayakan Orang-Orang Yang Memiliki Kecenderungan Tulus kepada Agama.

Saat ini, di abad ke-21, seluruh dunia secara cepat tengah meninggalkan pandangan material dan atheis.

Hari demi hari, semakin dipahami bahwa teori evolusi tidaklah ilmiah, tidak masuk akal, dan tidak absah; dan ada sebuah kecenderungan ke arah keimanan yang tulus kepada Allah.

Salah satu dari contoh-contoh paling jelas adalah Anthony Flew, ilmuwan terkenal yang membaktikan seluruh hidupnya untuk mendukung ateisme. Dalam sebuah wawancara beberapa bulan yang lalu. Flew mengumumkan bahwa dia telah meninggalkan ateisme dan sekarang percaya kepada Allah.

Dengan cara serupa, banyak ilmuwan, seniman, dan politikus juga telah menyatakan ketertarikan dan keingintahuan mereka tentang Al Qur’an.

Dengan demikian, tentunya istilah seperti “perancangan cerdas,” yang jauh dari ketulusan dan kesadaran tentang Islam, dapat memiliki pengaruh yang tidak baik terhadap orang-orang berkecenderungan tulus untuk beriman. Pernyataan tertutup dan tidak jelas semacam ini dapat mengarahkan mereka yang berkecenderungan agamis untuk terperosok ke dalam keraguan dan ketidaktetapan dalam berpendirian, kebingungan dan kekacauan jiwa.

“Perancangan Cerdas” adalah sebuah Tipu Daya Setan.

Ada orang-orang yang belum mampu ditipu oleh setan melalui pemikiran evolusi. Tapi jika dia dapat mengalihkan mereka ke arah yang lain, seperti “perancangan cerdas” dia akan mencapai tujuannya lagi, dalam memalingkan manusia dari mengingat Allah.

(Iblis) menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus. Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.” (QS. Al A’raaf, 7:16-17)

Sepatutnya diketahui bahwa meruntuhkan teori evolusi dan menyingkap pola pikir “kebetulan” sebagai tidak absah, keduanya menunjukkan keberadaan Allah, Pencipta segala sesuatu, dan bukan “perancangan cerdas.”

Untuk mengatakan, “Jika evolusi tidak ada, maka terdapat perancangan cerdas” tidaklah lebih dari mengambil berhala palsu lainnya untuk menggantikan evolusi.

Sebagaimana telah kita ketahui, tak seorang nabi pun yang disebut dalam Al Qur’an menyampaikan isyarat tentang pengertian seperti “perancang cerdas”. Masing-masing dari mereka secara jelas menyatakan perintah Allah dengan menyebut nama-Nya Yang Agung.

Tulisan ini dipersingkat dari :
http://www.harunyahya.com/indo/ atau download dalam bentuk file chm di http://www.pakdenono.com
Buka mata, perluas cakrawala!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: