Beredar pada Orbitnya

Al Anbiyaa’ (21)

-Ayat 33-

Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang,   matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu  beredar di dalam garis edarnya.

Dr. M. Taqiud-Din & Dr. M. Khan:

And He it is Who has created the night and the day, and the sun and the moon, each in an orbit floating.

Yusuf Ali:

It is He Who created the Night and the Day, and the sun and the moon: all (the celestial bodies) swim along, each in its rounded course.

Kata yang mengungkapkan keseluruhan dalam bahasa Arab adalah “kullu” sementara ekspresi Bahasa Arab “tasniya” merujuk kepada setiap dua benda. Dalam rujukan ayat dibuat untuk gerakan dua benda angkasa, yaitu matahari dan bulan. Namun, alasan mengapa “tasniya” tidak digunakan menunjukkan bahwa seharusnya ada lebih dari dua benda. Jika kita mengira bahwa malam dan siang mengambil tempat di bumi, objek lain itu seharusnya adalah bumi. Kata bahasa Arab kata “falak” dalam bahasa Arab digunakan untuk menunjukkan jejak-jejak orbit bintang-bintang dan planet-planet.

Mukjizat dalam penggunaan setiap kata

Sebagaimana dapat kita lihat, setiap kata dan akhiran telah dipilih secara hati-hati. Bahasa Arab yang setara dari ekspresi “melayang” adalah “sabaha.” Maurice Bucaille mengatakan keharmonisan pergerakan dari matahari, bulan dan bumi dapat dinyatakan sebagai berikut: Kata bahasa Arab kata kerja ‘sabaha’ merujuk untuk pemindahan dari sebuah objek dengan gerakannya sendiri. Arti kata kerja ini meliputi merujuk pada pemindahan gerak objek dengan sendirinya. Ketika pemindahan berlangsung dalam air, pergerakan merujuk kepada tindakan mengapung; bila di darat pemindahan (mahluk hidup) dilakukan oleh pergerakan kaki-kakinya sendiri. Jika, di sisi lain, pemindahan ini terjadi di ruang angkasa, gerakan yang dimaksud hanya dapat dijelaskan dengan etimologi arti kata. Dengan demikian, ‘sabaha’ harus mengandung suatu gerakan yang dihasilkan oleh dirinya sendiri. Bulan berputar di sekitar porosnya dalam ruang-waktu yang sama dengan revolusinya di sekitar bumi; yaitu 29,5 hari. Jadi apa yang kita lihat selalu wajah bulan yang sama. ‘Matahari berputar pada porosnya sekitar 25 hari. Kata ‘sabaha’ yang menggambarkan gerakan matahari dan bulan adalah cocok dengan temuan baru dari data ilmiah dewasa ini. Hal ini tidak dapat dibayangkan oleh manusia di abad ke-7, karena melampaui tingkat pengetahuan saat itu.

Ruang Angkasa

Pergerakan dari matahari, bulan dan bumi berjalan terus menerus tanpa mengganggu sedikit pun terhadap kehidupan kita. Di sisi lain, semua fenomena yang dibawakan membuat kehidupan dan keragaman di bumi menjadi mungkin. Bumi memutari matahari, dengan sudut kemiringan 23 derajat 27 menit. Musim-musim yang muncul di bumi berbeda menurut kemiringan ini, yang kepada mana sistem pertumbuhan tanaman bergantung. Kecepatan Rotasi Bumi pada porosnya mencapai 1.670 km. Jika bumi tidak berputar, maka permukaan yang menghadap matahari akan terus terkena cahaya sedangkan bagian belakangnya akan selamanya dalam kegelapan. Dalam dunia seperti ini, tidak akan ada tumbuh-tumbuhan dan tidak akan ada makhluk hidup.

Yaa Siin (36)

-Ayat 40-

Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.

Dr. M. Taqiud-Din & Dr. M. Khan:

It is not for the sun to overtake the moon, nor does the night outstrip the day. They all float, each in an orbit.

Yusuf Ali:

It is not permitted to the Sun to catch up the Moon, nor can the Night outstrip the Day: Each (just) swims along in (its own) orbit (according to Law).

Semua gerakan matahari, bulan dan bumi terus menerus dalam harmoni sempurna. Semuanya diatur dengan istimewa, bahkan Jupiter, planet terbesar dalam tata surya, memberikan kontribusi untuk kehidupan di bumi. Astronomer George Wetherill, dalam artikelnya tentang Jupiter, mengatakan tidak pernah ada planet yang besarnya setara dengan ukuran Jupiter, bumi akan menderita seribu kali tumbukan Meteor dan Comet yang tersesat, jika tidak ada Jupiter tempat di mana hal-hal itu terjadi, sekarang ini kita tidak akan ada disini untuk menyelidiki misteri asal-mula tata surya. Tentu saja, kita wajib merenungkan ciptaan Tuhan menggunakan akal dan kecerdasan. Pencipta kita telah menampilkan bukti-bukti dari kemahakuasaan, kemahatahuan dan kasih-sayangNya di seluruh alam semesta.

Ali Imran (3)

-Ayat 190-

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لِّأُوْلِي الألْبَابِ

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

Dr. M. Taqiud-Din & Dr. M. Khan:

Verily! In the creation of the heavens and the earth, and in the alternation of night and day, there are indeed signs for men of understanding.

Yusuf Ali:

Behold! in the creation of the heavens and the earth, and the alternation of night and day,- there are indeed Signs for men of understanding,-

-Ayat 191-

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىَ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Dr. M. Taqiud-Din & Dr. M. Khan:

Those who remember Allah (always, and in prayers) standing, sitting, and lying down on their sides, and think deeply about the creation of the heavens and the earth, (saying): “Our Lord! You have not created (all) this without purpose, glory to You! (Exalted be You above all that they associate with You as partners). Give us salvation from the torment of the Fire.

Yusuf Ali:

Men who celebrate the praises of Allah, standing, sitting, and lying down on their sides, and contemplate the (wonders of) creation in the heavens and the earth, (With the thought): “Our Lord! not for naught Hast Thou created (all) this! Glory to Thee! Give us salvation from the penalty of the Fire.

Sumber tulisan dari ALL AFLOAT IN ORBITS, Quranic Research Group

Terjemah Al Qur’an dari http://salafidb.googlepages.com

2 Tanggapan

  1. semuanya adalah dari Allah dan semuanya akan kembali kepada-Nya

    • Assalamww maaf baru bals sayalagi jadikkoodinator timsensus mei sibik terus, anda BNAR
      BETULBETULBETUL kata si upin,semoga kita tetap terjaga dan tergugah panggilanNya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: