Perokok Indonesia

perokok indonesia
Tahun 2008 WHO menetapkan Indonesia sebagai negara perokok terbesar ke-3 di dunia. Lebih 60 juta perokok terjerat adiksi nikotin. Konsumsi rokok pada 2008 mencapai 240 miliar batang atau setara dengan 658 juta batang rokok perhari-nya, senilai Rp 330 miliar dibelanjakan perokok dalam satu hari. Menghabiskan Rp 180 triliun untuk biaya kesehatan akibat penyakit terkait tembakau atau 5,1 kali lipat pendapatan negara dari cukai rokok. Baca lebih lanjut

Perokok Anak-anak dan Remaja

Malam Hari di Singapura

Malam Hari di Singapura


”Anak-anak dan remaja menjadi perokok bukan tanpa alasan. Mereka menjadi target promosi dari industri rokok secara intensif. Kita sudah mengetahui hal ini selama beberapa dekade, tapi selalu kalah menghadapi industri rokok dan para pelobi mereka.

Tahun 1994 para CEO industri rokok pertama kali dihadirkan di Kongres dan mereka membantah bahwa tembakau itu mematikan, nikotin itu adiktif, atau bahwa perusahaan mereka membidik anak-anak dan remaja. Mereka menghabiskan miliaran dollar AS untuk lobi dan iklan guna membantah semua tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa semua itu adalah kebohongan. Namun, kini, 15 tahun kemudian, kampanye mereka gagal. Hari ini perubahan telah tiba di Washington”. Demikian pidato Presiden Barack Obama Baca lebih lanjut

Rokok Penyebab Kemiskinan

Jamaah Haji Tahun 1953 didepan Ka'bah

Jamaah Haji Tahun 1953 didepan Ka'bah

3/4 dari perokok adalah rakyat miskin, dimana mereka bahkan sudah menganggap bahwa merokok adalah kebutuhan pokok dibawah beras, ditambah dengan kurangnya pendidikan sehingga mereka tidak memperhatikan kesehatan. Merokok menggerus belanja mereka, menggerus biaya kesehatan dan biaya pendidikan anak-anak mereka. Belanja rokok mengurangi investasi usaha mereka yang kecil, belanja rokok menurunkankan produktifitas kerja mereka karena keadaan serba kekurangan yang ditimbulkannya. Baca lebih lanjut

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Taman di kota Paris

Taman di kota Paris

WHO mencanangkan tanggal 31 Mei 2009  Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Tujuannya adalah agar setiap negara berlomba-lomba mengendalikan kegiatan merokok. Tetapi ternyata bahwa negara kita merupakan Negara ASEAN “terlonggar” dalam pengendalian rokok. Dalam memperingati Hari Tidak Merokok Seduniapun hanya sebatas himbauan tidak merokok selama satu hari di tempat-tempat umum.

Di sisi lain jumlah perokok muda (anak sekolah/remaja) dan angka kematian perokok di Indonesia semakin meningkat tajam.  Menurut data dari PDPERSI (Pusat Data Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) Hasil penelitian menunjukkan hampir 70% perokok Indonesia mulai merokok sebelum mereka berumur 19 tahun. Survei pada anak-anak sekolah usia 13-5 tahun di Jakarta menunjukkan bahwa lebih dan 20% adalah perokok tetap dan 80% di antaranya ingin berhenti merokok tetapi tidak berhasil. Ternyata Indonesia menduduki peringkat pertama untuk  jumlah perokok muda  se Asia Pasifik. Baca lebih lanjut

Penyebab Utama Kanker Paru-paru

 

Matahari Pagi

Matahari Pagi

Bahwa 9 dari 10 penderita kanker paru-paru adalah perokok, dan kanker paru-paru adalah penyebab kematian utama dari semua jenis kanker, setiap 30 detik membunuh seorang dari para penderitanya di seluruh dunia. Yang berbahaya adalah bahwa penderita hanya akan mulai merasa sakit dan memeriksakan diri pada stadium menengah, bahkan mungkin pada stadium akhir. Jadi jika anda perokok , maka anda harus segera menyusun rencana untuk berhenti merokok. Baca lebih lanjut

Perokok di Berbagai Negara

MARS - The Red Planet

MARS - The Red Planet

120 Juta perokok di India sejak November 2008 mulai harus mematuhi
larangan-larangan merokok di tempat-tempat umum. Rokok di India sangat
mahal, satu batang rokok berfilter harganya 2 rupee ( 4000 rupiah).
Apabila semua perokok di India merokok sebatang rokok saja, uang yang
hilang terbakar sejumlah hampir 1/2 triliun. Baca lebih lanjut

Serviks Mengancam Wanita Perokok

Mereka yang rentan terhadap Serviks adalah wanita perokok dan yang memiliki banyak pasangan seks. Dan ternyata wanita perokok mempunyai risiko dua kali lebih besar dari pada wanita bukan perokok.
Akhir-akhir ini DEPKES RI sering mengumumkan pencegahan dan deteksi dini Serviks (kanker leher rahim, orang biasa menyebut kanker rahim) ini di Media Massa. Baca lebih lanjut