Jihad yang benar

“JIHAD” dari akar kata “jahada”, membentuk tiga kata kunci, yaitu “jihad” yang bermakna “perjuangan fisik”, lalu “ijtihad” yang artinya “perjuangan dengan nalar atau akal”, dan “mujahadah” yang maksudnya “perjuangan dengan kekuatan rohani”. Ketiga kata tersebut mengantarkan manusia untuk meraih kemuliaan.

Jihad yang sebenarnya tidak pernah terpisah dengan ijtihad dan mujahadah. Jihad harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan kekuatan ijtihad dan mujahadah.

Jihad tanpa perhitungan yang matang, apalagi mendatangkan mudarat yang lebih besar kepada orang yang tidak berdosa, tidak tepat disebut jihad.

Boleh jadi hal tersebut merupakan tindakan nekat atau sia-sia yang dilegitimasi dengan dalil Agama, bahkan bisa masuk tindakan TEROR /keonaran atau “al-fasad”.

  • tulisan ini kutipan dari Samesto di – https://www.facebook.com/samesto.nitisastro

Maka oleh karena itu kita jangan terkecoh oleh ajaran radikalisme sebab akan jauh dari apa yang dibahas kutipan diatas. Baca lebih lanjut

Injil Injil Yang Sekarang

Konsili Vatikan II dalam penyusunan dogmatik tentang Wahyu, yaitu penyusunan yang dikerjakan antara tahun 1962 dan tahun 1965 menerangkan; Di mana saja dan kapan saja, Gereja selalu mempertahankan bahwa empat Injil itu berasal dari para Rasul (sahabat Isa). Injil-Injil itu adalah apa yang telah diceramahkan oleh para Rasul dengan mengikuti perintah Yesus. Oleh karena itu maka para Rasul dan orang-orang yang selalu dekat dengan mereka, telah mendapat inspirasi suci dari Ruhul Kudus dan meriwayatkan tulisan-tulisan yang merupakan dasar kepercayaan Kristen pada Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yahya.

Ibu Suci (Gereja) selalu berpegang dengan kuat bahwa empat Injil yang diberi sifat bersejarah telah menyampaikan dengan penuh amanat segala apa yang diperbuat dan diajarkan oleh Yesus, putra Tuhan, selama ia hidup di antara manusia sampai ia diangkat ke langit. Para pengarang suci kemudian menyusun Injil empat yang memberikan kepada kita segala yang benar dan jujur mengenai Yesus. Baca lebih lanjut

HARI INI MILIK ANDA

Puncak Es abadi Peg. Jaya Wijaya Papua

Hari Ini Milik Anda

 Jika Anda berada di pagi hari, janganlah menunggu sore tiba. Hari inilah yang akan Anda jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan juga bukan esok hari yang belum tentu datang. Hari yang saat ini mataharinya menyinari Anda, dan siangnya menyapa Anda inilah hari Anda.

 Jadikanlah hari ini setiap menitnya laksana ribuan tahun dan setiap detiknya laksana ratusan bulan. Baca lebih lanjut

AWET MUDA

KIAT-KIAT AWET MUDA ;

Hari-hari berlalu seolah merampas tenaga dari tubuh, melemahkan semangat dari jiwa, dan keadaan tubuh semakin menyusut karena proses penuaan. Menurut Dr. Robert K. Cooper hal demikian bukanlah suatu takdir yang tak terelakkan, kecuali bila Anda sakit kronis atau karena Anda berhenti memperbaharui energi Anda. Jika Anda kehilangan kekuatan otot, mungkin karena Anda berhenti menggunakan otot-otot Anda. Dan jika Anda kehilangan kekuatan mental Anda, itu adalah karena keyakinan yang salah akan proses penuaan.

Antropolog Inggris Ashley Montague menyimpulkan bahwa proses penuaan sebenarnya bergantung pada pilihan dengan menyarankan bahwa ” TUJUAN HIDUP ADALAH BERTAHAN MUDA…..SELAMA MUNGKIN”.

Baca lebih lanjut

MENGGAPAI KEBAHAGAIAN

Apakah kita termasuk orang yang bahagia?

Ada yang memiliki harta melimpah ruah, tetapi tidak merasa bahagia. Ada pula yang memiliki popularitas dan jabatan tinggi, namun dia tidak merasa bahagia. Ada juga yang mencoba melancong ke luar negeri mengunjungi tempat-tempat wisata namun ternyata kebahagiaan itu tidak juga menyertainya.

Kalau demikian, ternyata ukuran bahagia itu bukan pada banyaknya harta, bukan pada jabatan dan ketenaran, bukan pula pada ketokohan seseorang dan juga bukan dengan melancong.

Lantas di manakah kebahagiaan itu, Baca lebih lanjut

HIKAYAT IBLIS 1826 LANJUTAN

Al Baqarah (2)  -Ayat 208-
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. Baca lebih lanjut

HIKAYAT IBLIS 1826

Hikayat Iblis ini adalah karya tulis ulama kita yang tidak diketahui namanya pada tahun 1826, didapatkan dari manuskrip koleksi mantan Komisaris Jendral Hindia Belanda yaitu  L.P.G. du Bus de Gisignies. Baca lebih lanjut