Jihad yang benar

“JIHAD” dari akar kata “jahada”, membentuk tiga kata kunci, yaitu “jihad” yang bermakna “perjuangan fisik”, lalu “ijtihad” yang artinya “perjuangan dengan nalar atau akal”, dan “mujahadah” yang maksudnya “perjuangan dengan kekuatan rohani”. Ketiga kata tersebut mengantarkan manusia untuk meraih kemuliaan.

Jihad yang sebenarnya tidak pernah terpisah dengan ijtihad dan mujahadah. Jihad harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan kekuatan ijtihad dan mujahadah.

Jihad tanpa perhitungan yang matang, apalagi mendatangkan mudarat yang lebih besar kepada orang yang tidak berdosa, tidak tepat disebut jihad.

Boleh jadi hal tersebut merupakan tindakan nekat atau sia-sia yang dilegitimasi dengan dalil Agama, bahkan bisa masuk tindakan TEROR /keonaran atau “al-fasad”.

  • tulisan ini kutipan dari Samesto di – https://www.facebook.com/samesto.nitisastro

Maka oleh karena itu kita jangan terkecoh oleh ajaran radikalisme sebab akan jauh dari apa yang dibahas kutipan diatas. Baca lebih lanjut

Iklan

Nilai Nilai Berharga Dibalik Musibah

NILAI NILAI BERHARGA DIBALIK MUSIBAH

– Ampunan
– Keberkatan yang sempurna
– Rahmat kasih sayang
– Petunjuk yang benar

Terjemah Tafsir Jalalain dari Pustaka Alyah;

Surat Al Baqoroh –

155. (Dan sungguh Kami akan memberimu cobaan berupa sedikit ketakutan) terhadap musuh, (kelaparan) paceklik, (kekurangan harta) disebabkan datangnya bencana, (dan jiwa) disebabkan pembunuhan, kematian dan penyakit, (serta buah-buahan) karena bahaya kekeringan, artinya Kami akan menguji kamu, apakah kamu bersabar atau tidak. (Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar) bahwa mereka akan menerima ganjaran kesabaran itu berupa surga.

156. (Yaitu orang-orang yang apabila mereka ditimpa musibah) bencana atau malapetaka (mereka mengucapkan, ‘Innaa lillaahi’) artinya sesungguhnya kita ini milik Allah; maksudnya menjadi milik dan hamba-Nya yang dapat diperlakukan-Nya sekehendak-Nya, (‘wa innaa ilaihi raaji`uun‘) artinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kita akan kembali, yakni ke akhirat, di sana kita akan diberi-Nya balasan. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Barang siapa yang istirja`/mengucapkan ‘innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun‘ ketika mendapat musibah, maka ia diberi pahala oleh Allah dan diiringi-Nya dengan kebaikan.” Juga diberitakan bahwa pada suatu ketika lampu Nabi saw. padam, maka beliau pun mengucapkan istirja`, lalu kata Aisyah, “Bukankah ini hanya sebuah lampu!” Jawabnya, “Setiap yang mengecewakan (hati) orang mukmin itu berarti musibah.” Baca lebih lanjut

Cinta Sukarno Muda

Seorang pemuda tampan senantiasa mempunyai kawan gadis-gadis yang tetap. Aku punja banyak. Mereka bahkan memuja gigiku yang tidak rata. Dan aku-mengakui bahwa aku sengaja mengejar gadis gadis kulit putih.

Cintaku jang pertama adalah PauIine Gobee, anak salah seorang guruku. Dia memang cantik dan aku tergila-gila kepadanya. Kemudian menyusul Laura. Oo, betapa aku memujanya. Dan ada lagi keluarga Raat. Mereka ini keluarga Indo dan mempunjai beberapa orang puteri ayu. H.B.S. letaknya diarah yang berlawanan dengan rumah keluarga Raat, tapi sekalipun demikian setiap hari selama berbulan-bulan aku mengambil jalan keliling, hanya untuk lewat dimuka Baca lebih lanjut

Menjadi Muslim

Komplek Mesjid dan Sekolah Imam Buchori di Samarkand Uzbekistan

“ Sekitar 99% Muslim di AS bergelar Doctor, Master, Sarjana, dan sangat terdidik,”  cetus Imam Yahya Hendi, cendekiawan Muslim yang mengajar di Georgetown University.  Orang-orang Atheis beranggapan bahwa Agama itu tidak logis, tetapi justru di AS yang menjadi Muslim adalah kebanyakan orang-orang yang selalu bergumul dengan logika.

Prof. Alison membenarkan Islam, Namaku Arthur Alison, seorang Profesor yang menjabat Kepala Jurusan Teknik Elektro Universitas London. Sebagai orang eksak, bagiku semua hal bisa dikatakan benar jika masuk akal dan sesuai rasio. Baca lebih lanjut

KEYAKINAN PENERBANG

Setelah Papa lulus dari sekolah penerbangan Perancis, beliau menikah dengan mamaku. Papa seorang penerbang kulit hitam, namanya Charles Jacquet, mamaku seorang kulit putih, namanya Isabell Louvrett. Keluargaku cukup demokratis, oleh karena itu, bagi Papa, pernikahan tidak memandang perbedaan kulit.

Cara berpikir itu pula yang mendorong Papa untuk pindah ke Amerika. Baginya dunia itu luas, di manapun kita berada, asal mau berusaha, pasti kita menjadi seseorang. Oleh karena itu kami pindah kePortland. Papa ditawari menjadi penerbang di suatu perusahaan. Disanabeliau menjadi penerbang pesawat Air Bus dan menerbangkan pesawat ke banyak wilayah di Amerika. Baca lebih lanjut

Mempertahankan Keyakinan

Aku, panggil saja “Mawar”, usia 30an dilahirkan di seberang pulau Jawa, di kota P. Aku lahir sebagai anak terakhir dari 4 besaudara. Kakakku yg pertama dan kedua adalah laki-laki, sedangkan yang ketiga perempuan. Kami berasal dari keluarga keturunan dan kami merupakan generasi ke 4 yg sudah menetap di negeri ini.

Waktu itu dikenal istilah Ali Baba. Ali untuk pangggilan pribumi,
sedangkan Baba untuk warga keturunan seperti kami. Waktu itu pengusaha pribumi asli diberikan kemudahan perizinan usaha, bahkan mengimport dari  negara2 lain, tapi umumnya mereka tidak punya banyak Baca lebih lanjut

HARI INI MILIK ANDA

Puncak Es abadi Peg. Jaya Wijaya Papua

Hari Ini Milik Anda

 Jika Anda berada di pagi hari, janganlah menunggu sore tiba. Hari inilah yang akan Anda jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan juga bukan esok hari yang belum tentu datang. Hari yang saat ini mataharinya menyinari Anda, dan siangnya menyapa Anda inilah hari Anda.

 Jadikanlah hari ini setiap menitnya laksana ribuan tahun dan setiap detiknya laksana ratusan bulan. Baca lebih lanjut