Injil Injil Yang Sekarang

Konsili Vatikan II dalam penyusunan dogmatik tentang Wahyu, yaitu penyusunan yang dikerjakan antara tahun 1962 dan tahun 1965 menerangkan; Di mana saja dan kapan saja, Gereja selalu mempertahankan bahwa empat Injil itu berasal dari para Rasul (sahabat Isa). Injil-Injil itu adalah apa yang telah diceramahkan oleh para Rasul dengan mengikuti perintah Yesus. Oleh karena itu maka para Rasul dan orang-orang yang selalu dekat dengan mereka, telah mendapat inspirasi suci dari Ruhul Kudus dan meriwayatkan tulisan-tulisan yang merupakan dasar kepercayaan Kristen pada Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yahya.

Ibu Suci (Gereja) selalu berpegang dengan kuat bahwa empat Injil yang diberi sifat bersejarah telah menyampaikan dengan penuh amanat segala apa yang diperbuat dan diajarkan oleh Yesus, putra Tuhan, selama ia hidup di antara manusia sampai ia diangkat ke langit. Para pengarang suci kemudian menyusun Injil empat yang memberikan kepada kita segala yang benar dan jujur mengenai Yesus. Baca lebih lanjut

Iklan

Menjadi Muslim

Komplek Mesjid dan Sekolah Imam Buchori di Samarkand Uzbekistan

“ Sekitar 99% Muslim di AS bergelar Doctor, Master, Sarjana, dan sangat terdidik,”  cetus Imam Yahya Hendi, cendekiawan Muslim yang mengajar di Georgetown University.  Orang-orang Atheis beranggapan bahwa Agama itu tidak logis, tetapi justru di AS yang menjadi Muslim adalah kebanyakan orang-orang yang selalu bergumul dengan logika.

Prof. Alison membenarkan Islam, Namaku Arthur Alison, seorang Profesor yang menjabat Kepala Jurusan Teknik Elektro Universitas London. Sebagai orang eksak, bagiku semua hal bisa dikatakan benar jika masuk akal dan sesuai rasio. Baca lebih lanjut

Mempertahankan Keyakinan

Aku, panggil saja “Mawar”, usia 30an dilahirkan di seberang pulau Jawa, di kota P. Aku lahir sebagai anak terakhir dari 4 besaudara. Kakakku yg pertama dan kedua adalah laki-laki, sedangkan yang ketiga perempuan. Kami berasal dari keluarga keturunan dan kami merupakan generasi ke 4 yg sudah menetap di negeri ini.

Waktu itu dikenal istilah Ali Baba. Ali untuk pangggilan pribumi,
sedangkan Baba untuk warga keturunan seperti kami. Waktu itu pengusaha pribumi asli diberikan kemudahan perizinan usaha, bahkan mengimport dari  negara2 lain, tapi umumnya mereka tidak punya banyak Baca lebih lanjut

AWET MUDA

KIAT-KIAT AWET MUDA ;

Hari-hari berlalu seolah merampas tenaga dari tubuh, melemahkan semangat dari jiwa, dan keadaan tubuh semakin menyusut karena proses penuaan. Menurut Dr. Robert K. Cooper hal demikian bukanlah suatu takdir yang tak terelakkan, kecuali bila Anda sakit kronis atau karena Anda berhenti memperbaharui energi Anda. Jika Anda kehilangan kekuatan otot, mungkin karena Anda berhenti menggunakan otot-otot Anda. Dan jika Anda kehilangan kekuatan mental Anda, itu adalah karena keyakinan yang salah akan proses penuaan.

Antropolog Inggris Ashley Montague menyimpulkan bahwa proses penuaan sebenarnya bergantung pada pilihan dengan menyarankan bahwa ” TUJUAN HIDUP ADALAH BERTAHAN MUDA…..SELAMA MUNGKIN”.

Baca lebih lanjut

MENGGAPAI KEBAHAGAIAN

Apakah kita termasuk orang yang bahagia?

Ada yang memiliki harta melimpah ruah, tetapi tidak merasa bahagia. Ada pula yang memiliki popularitas dan jabatan tinggi, namun dia tidak merasa bahagia. Ada juga yang mencoba melancong ke luar negeri mengunjungi tempat-tempat wisata namun ternyata kebahagiaan itu tidak juga menyertainya.

Kalau demikian, ternyata ukuran bahagia itu bukan pada banyaknya harta, bukan pada jabatan dan ketenaran, bukan pula pada ketokohan seseorang dan juga bukan dengan melancong.

Lantas di manakah kebahagiaan itu, Baca lebih lanjut

Ibnu Khaldun

Ibnu Khaldun 1332 M – 1395 M

Abdurrahman bin Muhammad umumnya dikenal sebagai Ibnu Khaldun sesuai dengan nama leluhurnya. Orang tuanya berasal dari Arab Yaman, menetap di Spanyol, tetapi setelah kejatuhan Seville, mereka bermigrasi ke Tunisia. Ia lahir di Tunisia pada 1332 M, dimana ia menerima pendidikan awal dan dimana masih dalam usia remaja ia menjadi pegawai negeri pada penguasa Mesir Sultan Barquq.

Kehausan akan ilmu pengetahuan yang maju dan pendidikan akademik yang lebih baik membuatnya ia segera meninggalkan pekerjaan dan  bermigrasi ke Fez. Baca lebih lanjut

Hikayat Iblis 1826 TAMAT

Maka sabda Rasulullah, “Siapakah yang jadi kaum mu ? “
Maka sembahnya, “Segala mereka itu yang makan harta anak yatim.”
Maka sabda Rasulullah, “Apakah dia makanan mu ? “
Maka sembahnya, “Iaitu benda yang dikurungkan dan segala yang kesakitannya.”
Maka sabda Rasulullah, “Apakah dia minuman mu ? “
Maka sembahnya Iblis, “Iaitu arak dan tuak dan anggur.”
Maka sabda Rasulullah, “Apakah benda-benda hartamu ?”
Maka sembahnya, “Iaitu orang yang kaya-kaya lagi bakhil.” Baca lebih lanjut