Injil Injil Yang Sekarang

Konsili Vatikan II dalam penyusunan dogmatik tentang Wahyu, yaitu penyusunan yang dikerjakan antara tahun 1962 dan tahun 1965 menerangkan; Di mana saja dan kapan saja, Gereja selalu mempertahankan bahwa empat Injil itu berasal dari para Rasul (sahabat Isa). Injil-Injil itu adalah apa yang telah diceramahkan oleh para Rasul dengan mengikuti perintah Yesus. Oleh karena itu maka para Rasul dan orang-orang yang selalu dekat dengan mereka, telah mendapat inspirasi suci dari Ruhul Kudus dan meriwayatkan tulisan-tulisan yang merupakan dasar kepercayaan Kristen pada Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yahya.

Ibu Suci (Gereja) selalu berpegang dengan kuat bahwa empat Injil yang diberi sifat bersejarah telah menyampaikan dengan penuh amanat segala apa yang diperbuat dan diajarkan oleh Yesus, putra Tuhan, selama ia hidup di antara manusia sampai ia diangkat ke langit. Para pengarang suci kemudian menyusun Injil empat yang memberikan kepada kita segala yang benar dan jujur mengenai Yesus. Baca lebih lanjut

Iklan

KEYAKINAN PENERBANG

Setelah Papa lulus dari sekolah penerbangan Perancis, beliau menikah dengan mamaku. Papa seorang penerbang kulit hitam, namanya Charles Jacquet, mamaku seorang kulit putih, namanya Isabell Louvrett. Keluargaku cukup demokratis, oleh karena itu, bagi Papa, pernikahan tidak memandang perbedaan kulit.

Cara berpikir itu pula yang mendorong Papa untuk pindah ke Amerika. Baginya dunia itu luas, di manapun kita berada, asal mau berusaha, pasti kita menjadi seseorang. Oleh karena itu kami pindah kePortland. Papa ditawari menjadi penerbang di suatu perusahaan. Disanabeliau menjadi penerbang pesawat Air Bus dan menerbangkan pesawat ke banyak wilayah di Amerika. Baca lebih lanjut

Mempertahankan Keyakinan

Aku, panggil saja “Mawar”, usia 30an dilahirkan di seberang pulau Jawa, di kota P. Aku lahir sebagai anak terakhir dari 4 besaudara. Kakakku yg pertama dan kedua adalah laki-laki, sedangkan yang ketiga perempuan. Kami berasal dari keluarga keturunan dan kami merupakan generasi ke 4 yg sudah menetap di negeri ini.

Waktu itu dikenal istilah Ali Baba. Ali untuk pangggilan pribumi,
sedangkan Baba untuk warga keturunan seperti kami. Waktu itu pengusaha pribumi asli diberikan kemudahan perizinan usaha, bahkan mengimport dariĀ  negara2 lain, tapi umumnya mereka tidak punya banyak Baca lebih lanjut